PADA SUATU SENJA – Tinta Angkara ft. NengIcha

blickpixel / Pixabay

PADA SUATU SENJA

Demi putik-putik senja yang menyaksikan kita
Meski terlambat sudah bila kini aku berkata

Jingga senja iringi langkah kita
Yang dilanda nestapa dalam jiwa

Lalu untuk apa sebuah temu
Bila bilur luka kembali membiru

Sebuah lukamu tiada pernah ‘kan terobati
Oleh sebuah rasa yang sebatas mimpi

Seberapa dosa rasa pada harapan ini
Hingga selalu saja kausakiti dengan benci

Tiada pernah aku menyakiti dengan benci
Namun yakinlah rasamu hanya ilusi

Bila ilusi semegah ini
Bunuhlah aku dalam mimpi

Harus berkata apakah aku
Yang nyata dalam rasa ini adalah dirimu
Namun tiada dibenarkan untuk kuberikan padamu

Dalam diam aku merindu
Pada kecemasan yang tabu
Dalam angan tetap saja aku mati, di tanganmu

Akupun begitu
Namun tiada restu dari sang waktu
Dan takdir dari Sang Maha Penentu

Maka rindui aku dalam kematian
Seiring senja yang tenggelam
Dalam kehampaan

Tinta Angkara ft. NengIcha
25 Januari 2019