Kamisan

IvicaM90 / Pixabay

KAMISAN

Kami bawa payung hitam
untuk menaungi masa kelam
pada jiwa-jiwa berjuang
pemilik mayat-mayat yang hilang

Bertahun-tahun menagih janji
mempertanyakan setiap kali
kami datang ke sini
“Di mana anak-anak kami?”

Yang memperjuangkan dikutuk kematian
pelanggaran tetap saja disembunyikan
Takkan pernah bisa terlupakan
meski disogok pembangunan jalan

Tiada Kamis yang terlewatkan
demi sebuah kedamaian
pertanyaan yang terabaikan
“Akankah kami dapatkan?”

Dalam hitam kami berkabung
jiwa-jiwa baru ikut bergabung
Berempati segenap hati
suarakan hati

Masih menunggu
sampai kapan kalian mau
mencari jawaban
atas kematian

Tinta Angkara
Negeri Saba, 28 Oktober 2018