BETINAKU

BETINAKU

dia terus menyakiti
tak sedikitpun menghargai
manfaatkan tubuhmu
perkosa tanpa ragu

tiap malam penderitaan
bukan percintaan
exploitasi pikiran
selesaikan pekerjaan
tanpa sedikitpun wewenang
meski harta benda bergelimang

bukankah lebih baik di hutan
kuasai yang kau kumpulkan
daripada dijerat perbudakan
demi sisa-sisa makanan
tetap saja bertahan
tanpa kebencian

ini kenyataan
bukan drama percintaan
yang sabar selalu menang
pahlawan datang
membawa kuda jantan
berakhir kebahagiaan

aku di sini, sendiri
hanya menikmati
tak sepenuhnya peduli
hanya berpuisi

Tinta Angkara
Negeri Saba, 15 Juli 2018